Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
Indonesia terdiri dari ribuan pulau, Suku bangsa dan bahasa. Seiring perkambangan jaman dan arus perpindahan penduduk dan kebutuhan perkembangan suatu wilayah, menjadikan kelestarian dari beberapa suku mulai terancam. ada beberapa suku yang sudah dianggap akan hilang dan punah akibat dari konsekuensi perkembangan.
1. Suku Mentawai di Sumatera
Suku Mentawai merupakan suku asli yang menempati kepulauan Mentawai, bagian dari wilayah Sumatera Barat dan Utara. Asal-usul suku Mentawai yang misteris sampai saat ini masih jadi bahan perdebatan di kalangan peneliti. Beberapa berpendapat bahwa suku Mentawai berasal dari polinesia namun ada juga yang meyakini kalau suku ini berasal dari ras Proto Malaya alias melayu tua. Letaknya yang terisolasi menjadi kebudayaan suku Mentawai berbeda dengan suku-suku lain yang ada di dekatnya.
Sejak berlangsungnya laju transmigrasi ke Kepulauan Mentawai dan perkembangan zaman, kini banyak keturunan suku Mentawai yang nggak lagi menjalankan budaya dan tradisi leluhur mereka. Suku Mentawai pun kini berada di ujung kepunahan dengan generasi terakhir mereka.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
2. Suku Amungme di Papua
Suku Amungme merupakan salah satu suku asli Papua yang mendiami daerah di dataran tinggi. Mereka tinggal di beberapa lembah luas di Kabupaten Mimikan dan Puncak Jaya tepatnya di Lembah Tsinga, Hoeya dan Noema. Suku Amungme percaya bahwa mereka merupakan anak sulung bangsa manusia.
Suku Amungme juga sangat terikat dengan tanah leluhur mereka dan menganggap gunung tempat mereka tinggal sebagai tempat yang sangat sakral. Sayangnya gunung tempat leluhur mereka tinggal kini dijadikan daerah pusat penambangan emas dan tembaga oleh PT. Freeport Indonesia. Kegiatan penambangan di sana tentu aja mengganggu kelestarian Suku Amungme, kini suku asli Papua ini pun terancam punah.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
3. Suku Togutil dari Halmahera
Suku Togutil tinggal di dalam hutan Halmahera. Suku ini merupakan komunitas etnis yang hidup secara nomaden di dalam hutan. Mereka mendiami daerah di hutan Totodogu serta Lolobata. Sayangnya kini keberadaan suku ini terancam musnah akibat aktivitas pertambangan. Daerah Halmahera timur dan tengah memang direncanakan akan dibangun menjadi pabrik feronikel.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
4. Suku Anak Dalam di Jambi
Suku terasing lainnya yang terancam punah adalah Orang Rimba atau dikenal juga Suku Anak Dalam di Jambi. Sesuai dengan namanya, kehidupan mereka sangat bergantung pada kelestarian hutan. Keberadaan mereka kini terancam punah sejak dibangunnya kawasan perusahaan di tempat mereka tinggal.
Sejak tahun 2006 keberadaan mereka terus menurun. Sebelumnya ada ratusan kepala keluarga harus meninggalkan kampung halaman karena tanah mereka kini digunakan oleh pihak perusahaan, Orang Rimba merupakan salah satu suku terasing di Jambi, pemerintah setempat memutuskan untuk menyebut mereka dengan sebutan suku Anak Dalam.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
5. Suku Hutan di Batam
Suku lainnya yang tinggal di dalam rimbunnya hutan adalah Suku Hutan di Batam. Suku ini terancam punah karena terasing dan kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Pada tahun 1970-an ada sekitar 70 keluarga dengan jumlah 150 jiwa. Mereka mendiami pulau rempang di Batam, kini jumlahnya tinggal 8 keluarga dengan jumlah total 13 orang.
Menurut anak seorang sesepuh, salah satu penyebab kepunahan mereka adalah kebiasaan suku ini merantau dari daerah mereka dan nggak pernah kembali lagi. Selain itu, kebiasaan minum tuak mereka menyebabkan banyak di antara mereka sakit dan meninggal. Suku Hutan diyakini sudah menghuni pulau rempak sejak ratusan tahun yang lalu.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
6. Suku Sakai di Riau
Suku Sakai merupakan suku asli yang mendiami provinsi Riau, mereka dikenal hidup berpindah dari satu hutan ke hutan lain. Suku Sakai sendiri berarti anak-anak negeri yang hidup di sekitaran sungai. Suku Sakai bergantung dari kekayaan sungai tempat mereka tinggal. Kini populasi suku Sakai sangat sedikit bahkan terancam punah. Eksploitasi hutan yang berlebihan menjadikan suku ini kehilangan rumah mereka dan terasing di tanah leluhur sendiri.

Suku terasing yang nyaris punah di Indonesia
7. Suku Samin dari Bojonegoro
Suku Samin Bojonegoro hidup di dalam hutan seluas 74.000 hektar di kecamatan Margomulyo, Bojonegoro. Keberadaan Suku Samin masih ada hingga sekarang namun cara mereka hidup kini sudah berubah 180 derajat. Suku Samin sendiri dulunya menganut ajaran Saman Sorosentiko, sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya luar kolonial Belanda pada masa penjajahan.
Kini Suku Samin sudah meninggalkan tradisi mereka untuk menolak budaya luar. Masyarakat mereka kini sudah menggunakan traktor, pupuk kimiawi, sepeda motor dan budaya-budaya luar lainnya.

itulah keberadaan beberapa suku yang berada di Indonesia yang mulai terancam punah, perkembangan pembangunan tanpa melihat budaya dan kehidupan dari masyarakat asli setempat. Semakin perkembangan tidak terkendali akan menghilangkan satu budaya dan kehidupan dari suku-suku kita.