Mempekerjakan Nenek-nenek Sebagai Koki Restoran

Mempekerjakan Nenek-nenek Sebagai Koki Restoran

Di kota New York terdapat sebuah restoran italia bernama Enoteca Maria. Restoran tersebut para tamu dapat mencicipi masakan yang biasa di masak di rumah. Ternyata koki dalam restoran tersebut merupakan nenek-nenek yang berasl dari berbagai negara.

 

Mempekerjakan Nenek-nenek Sebagai Koki Restoran

 

 

Restoran yang terletah di jalan Hyat ini memiliki berbagai macam menu yang berbeda setiap harinya. Sebagian menu yang di sediakan berasal dari berbagai negara dan sebagian lagi merupakan makanan khas italia. Setiap hari para nenek-nenek dalam restoran tersebut membuat menu baru yang menunjukan ciri khas dariasal negara mereka masing-masingnya.

Pemilik restoran tersebut adalah Jody Scaravella telah berusia 61 tahun. Ia beberapa menit akan mendapati panggilan telefon di antaranya untuk meminta kepada tuan Scaravella menyediakan tempat yang sudah di reservasi sebelumnya. Selain itu terdapat juga penelfon yang berasal dari inggris untuk melakukan reservasi dalam restoran tersebut.

Pemilik restoran yang memakai jasa para nenek-nenek sebagai koki dalam restoran, sebenranya ia telah kehilangan seorang neneknya, ibu, dan saudaraperempuanya.
Seluruh saudara perempuannya telah meninggal maka dari itu Scaravella mengumpulkan seluruh nenek yang jago masak untuk membuka restoran.
Scaravella sendiri tidak mempunyai rencana yang matang atau pengalaman membuka restoran. Ia hanya ingin mendapat kenyamanan dan merasakan kembali masakan lezat buatan mama. Itu juga sebabnya mengapa Scaravella menggunakan nama ibunya sebagai nama restoran.

Ketika restoran itu pertama kali dibuka, banyak nona yang dipekerjakan adalah orang asli Italia. Setelahnya baru tidak lama kemudian bergabung nona-nona dari berbagai negara. “Dengan adanya banyak juru masak dari berbagai negara, mereka bisa menunjukkan kecintaan mereka terhadap memasak sekaligus membiarkan banyak orang menikmati kelezatan masakan mereka yang menggunakan resep rahasia keluarga. Inilah yang menjadi kekuatan besar dari restoran ini, karena pengunjung tidak akan bisa menemukan makanan seperti ini di restoran lainnya,” kata Scaravella.

Bahkan baru-baru ini restoran Enoteca Maria kedatangan Noona baru asal Jepang, Yumi Komatsudaira.

 

 

Mempekerjakan Nenek-nenek Sebagai Koki Restoran

 

Kehadirannya jelas menambah variasi dan rasa bagi restoran Enoteca Maria. Scaravella mengatakan,”Berkumpulnya juru masak dari berbagai negara juga bisa membuat mereka saling berinteraksi dan saling belajar antar satu sama lain. Restoran bisa memiliki banyak menu yang bervariasi dan unik. Banyak pengunjung sudah mengakui keahlian memasak Noona-Noona di sini. Tidak aneh banyak pelanggan dari belahan dunia rela menelepon dan melakukan reservasi hanya untuk menikmati masakan buatan mereka.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *