Mantap! Sebelum Sikat Gigi, Ia Memakai “Bahan Ini” Dulu, Gak Nyangka Giginya Sekarang “Putih Bersinar” dan Mulutnya Wangi!

Mantap! Sebelum Sikat Gigi, Ia Memakai “Bahan Ini” Dulu, Gak Nyangka Giginya Sekarang “Putih Bersinar” dan Mulutnya Wangi!

 

Meski sudah sering sikat gigi, tapi gigi tetap kuning.Hal seperti itu membuat orang tidak percaya diri, baik ketika mengobrol maupun tertawa. Sebenarnya apa sih penyebabnya?

1.Dapat disebabkan oleh makanan, rokok, dan alkohol.
Makanan yang terlalu panas atau dingin juga dapat merusak warna alami gigi, seperti kopi, coklat, teh dan sebagainya.

2.Obat-obatan tertentu.
Dengan berjalannya waktu, gigi akan membentuk material atau senyawa diantara lapisan enamel dan dentin dan semakin lama senyawa tersebut bisa terakumulasi dalam gigi dan menyebabkan gigi menjadi kuning.

Bagaimana cara memutihkan gigi?

1.Cuka putih

 

Cuka Putih

 

Karena karang gigi kita bersifat basa, sehingga asam asetat yang terdapat dalam cuka putih dapat menetralisir karang gigi.
Sebelum sikat gigi, kamu bisa berkumur dengan cuka putih terlebih dahulu, untuk melunakkan karang gigi sehingga dapat disikat dan dihilangkan dengan lebih mudah.

2.Soda kue

 

Soda kue

 

Soda kue adalah bahan yang sudah tidak asing lagi untuk memutihkan gigi.
Tambahkan sedikit soda kue pada pasta gigimu ketika menyikat gigi. Lakukan hal ini selama satu atau 2 kali sebulan.

3.Cuka apel

 

Cuka apel

 

Cuka sari apel atau yang dikenal sebagai apple vinegar adalah cuka yang tebuat dari sari buah apel yang difermentasi.
Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa cuka sari apel dapat menghilangkan noda pada gigi terutama yang disebabkan oleh kafein dari teh atau kopi serta nikotin yang terkandung dalam rokok.
Larutkan 2 sdm cuka sari apel ke dalam setengah gelas air mineral.
Berkumurlah dengan larutan tersebut selama kurang lebih 1 menit.
Kemudian, gosok gigi seperti biasa. Lakukan perawatan ini 2 kali seminggu secara rutin.

Selain cara alami di atas, kamu juga harus memilih pasta gigi yang tepat untuk memutihkan gigi.

1.Ada tidaknya bahan pemutih gigi

Dalam memilih pasta gigi, perlu Anda cek terlebih dahulu apakah pasta gigi tersebut mengandung bahan yang dapat memutihkan gigi.
Contoh bahan pemutih gigi antara lain hydroxyapatite, silica, sodium polyphosphate, sodium pyrrophosphate, PEG-8, dan PEG-600.

2.Pasta gigi yang sifat abrasifnya kecil

Agen abrasi adalah butiran-butiran kecil dan sedikit kasar pada pasta gigi.
Butiran kasar ini berfungsi sebagai pembersih kotoran dan plak yang menempel pada gigi, sehingga gigi terlihat lebih putih dan bersih.
Semakin besar butiran agen abrasi pada pasta gigi, maka semakin besar juga kemampuan untuk membersihkan kotoran dan plak pada gigi.
Namun, agen abrasi yang terlalu kuat juga dapat merusak enamel gigi. Sehingga gigi menjadi mudah keropos dan goyang.
Untuk itu, konsumen disarankan menggunakan pasta gigi dengan butiran abrasif yang kecil sehingga dapat membersihkan kotoran namun tetap aman untuk kesehatan gigi.

3.Kualitas

Pasta gigi yang mahal belum tentu memiliki kualitas yang lebih baik, karena itu sebaiknya perhatikan bahan yang terkandung di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *