Kadal Unik Yang Bisa Hidup Tanpa Air

Kadal Thorny Devil

 

 

Kadal-Thorny-Devil

Kadal yang masuk sebagai spesies penghuni gurun ini berasal dari benua Australia.
Di mana habitat aslinya merupakan tanah gurun merah yang memang sangatlah gersang.
Selain itu, kadal yang satu ini juga dijuluki “Si Iblis Berduri”. Di sebut demikian karena memang kadal ini memiliki rupa agak mengerikan dengan banyaknya duri tajam di sekujur tubuhnya.
Kadal ini terkenal memiliki kemampuan unik dan khusus, yaitu dia mampu menyerap air dengan melalui lapisan kulitnya.
Isitimewanya, kadal yang satu ini merupakan jenis satu-satunya spesies di dalam genusnya.

Selain dipenuhi dengan duri tajam di sekujur tubuhnya, kadal ini juga mampu untuk merubah warna kulitnya ke berbagai aneka warna.
Dia bisa berubah warna dari warna cokelat gelap menjadi warna kuning cerah, atau menjadi warna cokelat yang agak kemerahan, dan juga bahkan merubah warnanya menajdi warna hitam legam.
Pergantian warna itu memiliki tujuan untuk menyamarkan dirinya dengan warna di sekitarnya.
Dan uniknya, selain bisa berubah warna, kadal yang satu ini juga dilengkapi dengan sebuah kepala palsu pada bagian bahunya, yang fungsinya adalah untuk bisa mengecoh para predator pemangsa.

Keunikan kadal berduri bertambah ketika tim ilmuwan berhasil mempelajari kemampuan adaptasi hewan ini sebagai penghuni gurun.
Kadal berduri ternyata mampu memanfaatkan kulitnya untuk menyerap embun yang ada pada pasir.
Para peneliti juga telah berhasil mengujinya, bahwa mekanisme bertahan hidup yang paling istimewa dari kadal ini adalah ketika bagian kulit kadal ini mampu menghisap air dari sebuah genangan, atau dari pasir lembab yang mengandung air. Para peneliti mengatakan, bahwa struktur kulit pada kadal ini terdiri atas mekanisme mikro yang terstruktur bersama ribuan saluran kapiler.
Saluran-saluran kapiler itu tersusun secara tumpang tindih bersama tumbuhnya sisik, sehingga sangat memungkinkan kadal satu ini bisa mengumpulkan air dengan cara penyerapan seperti sebuah spons, yang kemudian air itu diangkut menuju rongga mulut guna bisa masuk ke dalam sistem pencernaannya.

Di luasnya gurun Australia yang sangat gersang itu memang sangat jarang ditemukan genangan air, apalagi sumber air.
Karena hal itu, yang pada akhirnya membuat kadal ini sangat mustahil menggunakan rongga mulutnya untuk meminum air.
Maka, untuk bisa minum air, kadal berduri satu ini akan berdiri di atas pasir yang dia rasa lembab, kemudian dia akan menggosok-gosokkan bagian punggung dan perutnya, guna bisa melakukan proses penyerapan kadar air yang dia butuhkan untuk bertahan hidup.
Kemampuan menakjubkan inilah yang menjadikan kadal ini bisa bertahan hidup di tengah gersangnya gurun Australia, dan dengan cara itulah si kadal bisa menyimpan cadangan airnya untuk beberapa waktu ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *