Fakta Di Balik Mitos Mengenai Laba Laba

Fakta Di Balik Mitos Mengenai Laba Laba

Fakta Di Balik Mitos Mengenai Laba Laba – Tidak perduli untuk tinggal di manapun, membuat sarang di manapun hewan ini sering sekali di temukan pada setiap sudut rumah, pepohonan, bahkan di dalam kamar. Laba-laba merupakan hewan yang membangun tempat tinggalnya atau sering di sebut dengan sarangnya. Hewan yang satu ini sering membuat setiap orang merasa ketakutan jika melihatnya, karna pada dasarnya hewan ini d ikenal memiliki racun yang berbahaya yang dapat membunuh manusia. Namun tidak semua jenis Laba-laba berbahaya dan memiliki racun yang berbahaya untuk manusia.

Baca juga

Alasan Pria Menangis

Menurut Asosiasi Pengendali Hama Nasional Amerika Serikat (NPMA), kehadiran laba-laba tidak berarti bahaya bagi manusia.

“Hanya sedikit dari spesies laba-laba yang membahayakan manusia karena kandungan racunnya, dan rumah (yang ditempati) biasanya hanya menjadi jalur perlintasan, bukan lokasi (laba-laba) tinggal,” jelas Alice Wilder, seorang arachnologist (ahli laba-laba) dari University of South Florida.

Berdasarkan laporan penelitian yang dilakukan oleh NPMA, berikut adalah penjelasan fakta di balik mitos mengenai laba-laba.

Manusia Tidak Sengaja Menelan Laba-Laba Saat Tidur

Banyak warganet di seluruh dunia ‘termakan’ mitos tentang kemungkinan manusia tidak sengaja menelan laba-laba saat tertidur. Konon, hal ini bisa terjadi hingga rata-rata delapan kali setiap tahunnya pada masyarakat di kawasan sub-tropis.
Mitos ini dimulai ketika seorang kolumnis majalah komputer menulis artikel pada 1993 tentang daftar fakta aneh yang beredar melalui email.
Dalam upaya menunjukkan bahwa orang akan percaya apa pun yang mereka baca secara online, kolumnis itu membuat beberapa fakta konyolnya sendiri, termasuk mitos yang disebutkan di atas.
Kenyataannya, menurut NPMA, sangat tidak mungkin bagi seseorang untuk menelan, atau sekadar mencium, laba-laba langsung saat tidur.

Manusia dan Laba-Laba Selalu Berjarak Satu Meter

Melihat Laba-laba Palsu, Pejabat Ini Keluarkan Pistol
Wakil jaksa penuntut ini bergegas mengarahkan senjatanya kepada sejumlah laba-laba hiasan Halloween (AFP)
Mitos ini berasal pada tahun 1995 ketika arachnologist Norman Platnick menulis, “Di mana pun Anda duduk ketika Anda membaca garis-garis ini, seekor laba-laba mungkin tidak lebih dari beberapa meter jauhnya.”
Dengan lebih dari 35.000 spesies laba-laba yang digambarkan di seluruh dunia, dan sekitar 3.000 spesies di Amerika Utara saja, mungkin ada beberapa kebenaran terhadap pernyataan tersebut.

Namun, banyak orang berpendapat bahwa itu tergantung di mana anda berada. Misalnya, jika sedang berdiri di daerah berumput, ada kemungkinan seekor laba-laba merangkak di sebelah anda.
Tetapi jika anda berada di lantai atas gedung pencakar langit, laba-laba terdekat bisa mencapai jarak ratusan meter.

Semua Laba-Laba Membuat Jaring

Banyak orang mengasosiasikan laba-laba dengan jaring, tetapi kenyataannya tidak semua laba-laba memintal struktur sutra ini, yang digunakan untuk menangkap mangsanya.
Bahkan, beberapa spesies laba-laba menggunakan strategi berbeda untuk mendapatkan makanan. Laba-laba serigala misalnya, menangkap makanan mereka dengan berburu layaknya mamalia bertaring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *