Cafe Unik dengan Kuburan-Kuburan Tua Di Dalamnya

Cafe Unik dengan Kuburan-Kuburan Tua Di Dalamnya

Membangun sebuah usaha adalah salah satu pemasukan atau penghasilan uang yang kita dapat dari kehidupan kita sehari-hari.
Tetapi bagaimana jika kita membuka usaha tersebut di sebuah tempat yang berlokasi di sebuah pemakaman. Tentu sangat menyeramnkan bukan?

Karna pada dasarnya pemakan itu adalah sebuah tempat dimana orang yang telah meninggal di tepatkan di dalam tanah atau yang biasa di sebut di kuburkan.
Beda dengan di negara india, membuka sebuah usaha yang berada di sebuah pemakaman yang seram.

Dimana yang kita kenal bahwa cafe adalah salah satu tempat yang asik untuk berbincang-bincang dan bergabung dengan teman atau keluarga.
Semakin berkembangnya jaman, sekarang sudah banyak kita temui cafe berada di mana-mana.
Tetapi berbeda dengan sebuah cafe ini yang memiliki tema yang sanagat menyeramkan.

Sebuah cafe unik berdiri di Ahmadabad, India.
Cafe bernama “New Lucky Restaurant” ini berdiri di bekas lahan pemakaman tua tempat istirahat terakhir kalinya untuk setiap manusia yang ada di bumi.
Sang pemilik, Krishnan Kutti, tetap saja masi mempertahankan kuburan-kuburan itu meskipun lahan ini dijadikannya tempat orang-orang menyantap sajian.
Dan anda tahu apa yang terjadi, kuburan-kuburan itu tetap berada di tempatnya semula, dan kini berada di antara meja-meja para tamu.

Krishnan menegaskan bahwa ia memang sengaja mempertahankan keberadaan kuburan itu.
Dengan demikian, dirinya ingin menawarkan sebuah pengalaman unik bagi pengunjung cafe.
Wajar saja, hal ini benar-benar jarang ditemui di berbagai daerah manapun. Terbukti, cafe ini ternyata ramai dikunjungi pembeli.
Serta menjadi tempat populer, mulai dari anak muda hingga orang tua.

“Pemakaman ini membawa keberuntungan. Bisnis kami menjadi sangat unik karena pemakaman itu.
Ini memang memberi pengalaman unik bagi para tamu,” ujarnya.

Meski demikian, ia ternyata tidak mengetahui kuburan siapa saja yang dipertahankan itu.
Sejumlah orang di lokasi itu memperkirakan bahwa kuburan-kuburan itu milik dari para pengikut sufi di abad ke – 16.

Para pelayan di cafe ini juga memiliki kebiasaan unik setiap harinya.
Setiap pagi ketika membuka cafe, mereka akan terlebih dahulu berdoa di depan makam-makan ini.
Mereka kemudian membersihkan, menutupinya dengan kain serta menaburkan bunga diatasnya.
“Ini penting sebagai bagian dari menghormati arwah mereka,” tambah Krishnan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *