Alasan Mengapa Kita Tidak Pernah Merasa Cukup

Alasan Mengapa Kita Tidak Pernah Merasa Cukup

Alasan Mengapa Kita Tidak Pernah Merasa Cukup – Setiap orang pasti pernah merasakan ada hal yang kurang pada dirinya sendiri, namum ada juga beberapa orang yang selalu merasa cukup dengan apa yang ada pada dirinya. Selalu membutuhkan suatu hal yang dapat membuat diri menjadi bahagia itu merupakan keinginan setiap orang.
Namun apa jadinya bila telah mendapatkan hal yang di inginkan tapi merasa masih kurang cukup, pastinya akan menambah lagi hal yang dapat membuat dirinya menjadi senang.

Baca juga

Belajar Kebiasaan Orang Jepang, Bisa Membuatmu Sukses

Nah ini di Alasan Mengapa Kita Tidak Pernah Merasa Cukup

Menginginkan hal-hal mewah

Kita ingin hidup sejahtera dan masyarakat mendefisikan keberhasilan dengan melihat harta-benda yang kita miliki. Barang atau produk tidak pernah berkurang untuk dibeli. Oleh karena itu, kita perlu mengelola keinginan membeli barang-barang mewah dengan membuatnya sebagai suatu tujuan. Dengan demikian, kita bisa terhindar dari godaan membeli ini-itu.

Tidak sabar menabung

Kalau kakek-nenek kita menjunjung tinggi budaya menabung untuk kebutuhan masa-masa selanjutnya, kita sebaliknya lebih suka langsung membeli barang-barang dengan sistem utang, kemudian tinggal mencicil kreditnya. Kita tidak pernah sabar untuk menabung, padahal kredit juga bukan sesuatu yang mudah didapat. Sebaiknya, kita menentukan besar target kredit tertentu dan berusaha agar tidak melebihi batas tersebut.

Kita semua pengumpul barang

Begitu kita mulai memiliki sesuatu, kita akan tergerak memiliki hal-hal lain untuk melengkapinya. Misalnya, setelah membeli sofa baru, kita akan terdorong untuk membeli karpet baru. Coba berusaha mengendalikan diri.

Sifat cemburu atau iri hati

Kita semua ingin hidup sama sejahteranya dengan para tetangga, keluarga-keluarga dan teman-teman di tempat kerja. Bila ada yang membeli alat atau fasilitas tertentu, kita semua juga ingin mempunyainya. Mengapa tidak saling meminjam saja, daripada harus membeli?

Ketergantungan

Ini mungkin kata yang menyakitkan, namun faktanya kita bisa mengalami ketergantungan pada apapun. Minuman, obat-obatan dan rokok merupakan kebiasaan-kebiasaan yang menghabiskan banyak uang, tetapi bagaimana dengan cappucino dan lattes? Kedua hal yang disebut terakhir ini juga memakan banyak uang.

Penghasilan terlalu kecil

Cara yang baik untuk membenarkan pengeluaran yang berlebihan adalah dengan menyalahkan penghasilan yang terlalu kecil. Kita perlu berusaha mewujudkan keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *